Pro Kontra Duduk Mengangkang Diatas
Motor
Seperti yang diketahui, provinsi
Nanggroe Aceh Darussalam dikenal dengan sebutan Serambi Mekkah. Sesuai dengan
nama sebutannya itu, maka di provinsi ini berlaku hukum syariat Islam. Seluruh
masyarakat Aceh diwajibkan mematuhi hukum yang dibuat itu. Bagi wanitanya,
setiap bepergian wajib memakai jilbab, dan memakai rok. Jika melanggar
peraturan tersebut maka, orang yang bersangkutn akan dikenai sanksi.
Dengan adanya Walikota yang baru,
maka peraturan yang ada di Aceh pun diperbaharui. Seminggu yang lalu, telah
dibuat peraturan baru oleh Walikota kota Aceh dimana wanita tidak boleh duduk
mengangkang di atas sepeda motor. Tentu saja peraturan ini menimbulkan pro dan
kontra dari masyarakat Aceh. Mengenai peraturan wanita tidak boleh mengenakan
jeans ataupun tidak boleh tidak memakai jilbab jika keluar rumah, itu bisa
diterima oleh masyarakat karena peraturan tersebut bernilai positif. Tapi,
untuk peraturan tidak boleh duduk mengangkang saat naik motor, apakah hal ini
bisa diterima disemua kalangan masyarakat Aceh? Tidak ada yang bisa memastikan
semua masyarakat menyetujui peraturan tersebut.
Dari tulisan yang pernah saya baca, wanita tidak
diperbolehkan duduk mengangkang saat dibonceng dengan sepeda motor itu tidak
ada kaitannya dengan ajaran Islam, hal itu hanya adat istiadat saja. Terlebih
lagi untuk keadaan sekarang ini, apabila penumpang kendaraan sepeda motor duduk
menyamping maka itu akan membahayakan penumpang itu sendiri dan juga
membahayakan pengguna jalan lainnya. Apalagi sekarang ini di Lhokseumawe sedang
ada perbaikan jalan yang dilakukan, dan banyak jalan yang masih berlubang, hal
itu bisa berbahaya bagi seorang penumpang yang duduk menyamping saat naik
sepeda motor, karena mudah terjatuh akibat jalan yang tidak rata.
Banyak masyarakat yang kurang setuju
mengenai peraturan baru ini. Tapi bagi sebagian masyarakat yang paham agamanaya
besar, peraturan ini bisa diterima oleh mereka, karena peraturan ini menyangkut
nilai kesopanan, dan dapat menaikkan derajat wanita, serta dengan peraturan ini
juga wanita tidak lagi berpelukkan saat dibonceng. Tapi, dari peraturan baru
ini timbul pertanyaan dari diri saya sendiri dan dari masyarakat, apakah wanita
yang sudah menikah dan pergi dengan suaminya juga harus duduk mengangkang saat
naik sepeda motor? Bukankah itu sudah muhrim? Kalau bagi remaja, ataupun wanita yang belum
menikah bisa saja dikatakan wajar peraturan itu berlaku bagi mereka, karena
belum muhrim.
Sepengetahuan saya, di Malaysia bagi
siapapun yang menjadi penumpang kendaraan sepeda motor, tidak boleh duduk
menyamping, karena hal itu memilki resiko kecelakaan tinggi. Sedangkan di
Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, ditetapkan peraturan wanita tidak boleh
duduk mengangkang saat naik sepeda motor. Sebenarnya apakah orang yang membuat
peraturan ini sudah memikirkan dampak negatif
dari peraturan yang dibuatnya, atau peraturan ini dibuat hanya untuk
menimbulkan sensasional yang baru di
Aceh? Seharusnya sebelum membuat peraturan
tersebut, pemerintah harus memikirkan terlebih dahulu, adakah dampak negatifnya
dari peraturan tersebut.
Jadi intinya, peraturan yang baru
saja diterapkan ini sungguh tidak masuk akal, dan sungguh berlebihan bahkan
bisa membahayakan nyawa kaum wanita. Ada
kemungkinan orang-orang luar provinsi Aceh menertawakan peraturan baru ini,
karena peraturan ini adalah peraturan yang sangat aneh yang pernah ada. Ini
untuk pertama kalinya pemerintah kota
Aceh mencetuskan peraturan yang mengada-ada. Saya tidak mengetahui apa yang
melatarbelakangi pemerintahan Aceh membuat peraturan ini, tapi yang pasti
seharusnya peraturan ini tidak disetujui dan harus dihapuskan. Karena peraturan
ini, memiliki resiko kecelakaan yang tinggi bagi penumpang sepeda motor yang duduknya
menyamping, penumpang yang duduk menyamping saat naik sepeda motor itu sangat tidak
efektif, dan membuat tidak seimbang bagi pengendaranya.
Oleh: Maya Husna (110240007)
-->
kan di aceh klo berpergian gak blh pake jeans, harus pake rok, klo cewek pake rok di bonceng di motor pasti duduknya miring kan, gak ngangkang, kecuali klo tuh cewek pake jeans..
BalasHapusemang cewek2 di aceh yang pake rok klo di bonceng pake motor duduknya ngangkang?? saya rasa gak, hehe :D
kenyataan'a di aceh sama seperti kota kota lain. Cewenya bnyk yg pakai jeans ketat, kecuali kuliah bru pakek rok.
BalasHapusAku bsa blg gtu, krna aku skrg lg kuliah di aceh. :D