Flashy Colorful Pink Yellow Green Star -->

Kamis, 15 November 2012

artikel kkomunikasi lintas budaya

Diposting oleh Maya Hu di 00.19

PERANAN KOMUNIKASI DAN BUDAYA DALAM KEHIDUPAN
Oleh: Maya Husna (110240007)

Dalam kehidupannya, manusia tak pernah lepas dari komunikasi. Komunikasi ini terjadi sebagai akibat dari kehidupan sosial manusia. Komunikasi adalah suatu proses penyampaian pesan (ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi diantara keduanya. Dan proses berkomunikasi itu merupakan sesuatu yang tidak mungkin tidak dilakukan oleh seseorang karena setiap perilaku seseorang memiliki potensi komunikasi.
Proses komunikasi melibatkan unsur-unsur sumber (komunikator), pesan, media, penerima dan efek. Disamping itu proses komunikai juga merupakan sebuah proses yang sifatnya dinamis, terus berlangsung, dan selalu berubah, serta interaktif, yaitu terjadi antara sumber penerima. Proses komunikasi juga terjadi dalam konteks fisik dan konteks sosial, karen komuniksi bersifat interaktif sehingga tidak mungkin proses komunikasi terjadi dalam kondisi terisolasi.
Konteks fisik dan konteks sosial inilah yang kemudian merefleksikan bagaimana seseorang hidup dan berinteraksi dengan orang lainnya sehingga terciptalah pola-pola interaksi dalam masyarakat yang kemudain berkembang menjadi suatu budaya. Adapun budaya itu sendiri berkenaan dengan cara hidup manusia. Bahasa, persahabatan, kebiasaan makan, praktek komunikasi, tindakan-tindakan sosial, kegiatan-kegiatan ekonomi, dan teknologi semuanya didasarkan pada pola-pola budaya yang ada di masyarakat.
Budaya adalah suatu konsep yang membangkitkan minat. Sacara formal budaya didefinisikan sebagai tatanan pengetahuan, pengalaman, kepercayaan, nilai, sikap, makna, hirarki, agama, waktu, peranan, hubungan ruang, konsep alam semesta, objek-objek materi dan milik yang diproleh sekelompok besar orang dari generasi ke generasi melalui usaha individu dan kelompok.
Bahasa dan budaya adalah dua hal yang tidak mungkin dipisahkan dalam pengembangan dan perubahan yang dialami setiap individu dan masyarakat. Setiap masyarakat mempunyai bahsa dan budaya yng menjadi alat komunikasi dan sekaligus menjadi sarana pembentukkan budaya.
Dalam menyusun perencanaan komunikasi lintas budaya ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan, yakni:
1.      Prinsip keselarasan (compatible).
2.      prinsip kesesuaian dengan kebutuhan (need) sasaran, terutama menjawab masalah need berdasarkan tahp-tahap kebutuhanm dari Maslow (kebutuhan biologis, sosiologis, dan psikologis).
3.      Prinsip pelaksaan suatu proses belajar mengajar yang efektivitasnya dipengaruhi oleh sifat atau ciri sasaran masyarakat di desa, tenaga pengajar, fasilitas, materi, dan kondisi lingkungan.
4.      Prinsip pelaksaan yang bertujuan mengembangkan sikap, pengetahuan, keterampilan dan sikap serta kemampuan msyarakat di desa sasaran.
Penelitian komunikasi lintas budaya memfokuskan perhatian pada bagaimana budaya-budaya yang berbeda berinteraksi dengan proses komunikasi bagaimana komponen-komponen komunikasi berinteraksi dengan komponen-komponen budaya.
Kita menyadari bahwa setiap budaya memiliki kekhasannya masing-masing. Bahkan sering kalisalingt bertolak belakang. Disatu budaya sikap tertentu dapat diterima, namun dalam budaya yang lain tidak.
Perbedaan-perbedaan ekspektasi budaya dapat menimbulkan resiko yang fatal, setidaknya akan menimbulkan komunikasi yang tidak lancar, timbul perasaan tidak nyaman atau timbul kesalahpahaman. Akibat dari kesalahpahaman-kesalahpahaman itu banyak kitatemui dalam berbagai kejadian yang mengandung etnosentrisme dewasa ini dalam wujud konflik-konflik yang berujung pada kerusuhan atau pertentanagn antar etnis.
Sebagai salah satu jalan keluar untuk meminimalisir kesalahpahaman-kesalahpahaman akibat perbedaan budaya adalah dengan mengerti atau paling tidak kita mengetahui bahasa dam perilaku budaya lain, mengetahui prinsip-prinsip komunikasi lintas budaya dan mempraktikkannya dalam berkomunikasi dengan orang lain. Kebutuhan untuk mempelajari komunikasi lintas budaya ini semaikn terasakan karena semakin terbukanya pergaulan kita dengan orang-orang dari berbagai budaya yang berbeda, disamping kondisi bangsa Indonesia yang sangat majemuk denagn berbagai ras, suku bangsa, agama, latar belakang daerah (kota atau desa), latar belakang pendidikan, dan sebagainya.
Didalam kehidupan sehari-hari, bahasa, dan budaya sangatlah penting, hal ini di karenakan bahasa dan budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan. Contohnya saja ketika kita berada di daerah yang kita tinggal, yang memiliki perbedaan bahasa dan budaya, maka kita harus bisa sesuaikan dengan keadaan daerah tersebut tanpa menbeda-bedakan bahsa dan budaya tersebut. Untuk menghindari konflik yang terjadi, kita harus beradaptasi dengan kehidupan di daerah yang berbeda bahasa dan budaya tersebut, buakn hanya itu kita juga harus mempelajari sedikit demi sedikit bahasa dan budaya daerah yang kita tinggal.
Komunikasi dan budaya merupakan dua hal yang sangat berkaitan, lain daerah lain pula bahasa dan budaya yang ada. Di Indonesia sendiri terdiri dari beberapa suku dan budaya, yang masing-masing memiliki perbedaan bahsa dan budaya. Maka sudah seharusnya kita saling toleransi dan bertenggang rasa dlam menjalin kehidupan.
Khusus daerah Aceh sendiri memiliki perbedaan bahasa dan budaya yang ada, ada suku Alas, Gayo, dan lain sebagainya. Namun jarang kita temui adanya konflik yang disebabkan oleh perbedaan komunikasi dan budaya. Sikaap saling menghormati satu sama lain dalam kehidupan sehari-hari sangatlah penting untuk menghindari konflik-konflik.
Pada masa konflik, perbedaan bahasa dan budaya sangat kita rasakan, hal inilah yang terjadi di Aceh. Perbedaan bahasa dan budaya pada saat itu mengakibatkan konflik, bukan hanya soal pemerintahan tetapi juga bahasa dan budaya. Namun setelah Aceh damai, maka perbedaan bahsa dan budaya sudah tidak ada lagi kita rasakan, hal ini bisa kita lihat pada saat Tsunami melanda Aceh, banyak orang asing yang msuk ke Aceh untuk membantu korbaan Tsunami Aceh. Aceh menerima perbedaan bahasa dan budaya yang masuk. Hal ini dilakukan demi menjaga perdamaian Aceh.
Maka dapat kita ketahui behwasannya peranan komunikasi dan budaya dalam kehidupan sangatlah penting.karena setiap daerah memiliki berbagai macam suku, rs, dan budaya mereka masing-masing yang harus kita hargai dan hormati.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Big Dreams Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea